Guru juga bisa “galau”

Setiap pekerjaan pasti ada konsekwensinya.

Salah satu kata semangat yang meng “galau”kan pikiran saya. Dimulai hari ini dan kemarin rutinitas di Akhir Ajaran adalah menilai koreksian anak, Ramedial, mengisi rapor SD, hingga persiapan untuk pindah-pindahan.

ya, pindah… ibarat, kita harus memilih masa depan atau masa sekarang.

masa depan yang tak kunjung datang, …..

Allah Swt sudah memberikan rezeki umat nya masing-masing, jadi saya tidak harus ngoyo untuk mendapatkan nya. Syukurnya saya sudah sertifikasi jadi tidak terlalu nyesak dengan “ngepulnya”dapur.

Rejeki tidak lari kemana asalkan kita istiqomah dan mau mencarinya dan tentu saja halal.

alhamdulilahnya untuk rapor sudah selesai, saya ingin mempercepat pekerajaan saya, dikarenakan saya harus berbenah untuk kembali ke rumah yang dulu membesarkan saya, ada haru memang, sendu mungkin, melihat setiap wajah nya, semoga mereka menjadi anak yang soleh dan berguna bagi Orang tua, agama, dan bangsa kelak.

hem… (tarik nafas dalam-dalam).

tetap semangat.. (galau)

5 pemikiran pada “Guru juga bisa “galau”

  1. Semoga semua pekerjaan segera dapat terselesaikan dengan baik mas.
    Tetap semangat ya.

  2. Pak Odi masih mending. Kalo saya baru beres meriksa soal. Dilanjut ngisi raport. Kerjaan harur di per quick, kamis harus dibagiin. Sama-sama tetap semangat pak.

  3. Guru juga manusia.
    Virus galau bs menjangkiti siapa saja.
    Yang jadi pembeda adalah penanganannya.
    Insyaallah, kalau seorang guru pasti ada kata alhamdulillah.

    ::Keep Teach and Keep Inspire::

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s