Saat mentari mulai jenuh

ada sebuah kata-kata yang ingin disampaikan mentari, mata nya hampa terjerumus kesedihan, indahnya hari ini tidak ia rasakan.  wajah yang biasanya indah tak nampak lagi.

sudah dua hari ini, pikirannya terbang tak tentu arah.

berjalanlah ia menuju sawah yang selalu membuatnya bahagia, sawah itu tampak indah, riang gembira berbalik dengan hampanya.

sawah itu pun berkata “wahai pemberi cahaya, ada apakah gerangan yang membuat mu gundah?”

terdiam sejenak dengan perkataan sawahnya.

Duhai pemberi nafas ku, pemberi imajinasi dan penguat jiwa.

sudah dua hari ini pikiranku melayang, aku bermimpi sinarku tak bisa menyinarimu lagi, tak tembus bumi dan tak sampai ke sawah. dalam mimpi itu… ragaku hancur, berkeping keping sehingga aku bisa merasakannya saat ini saat aku bercerita padamu wahai sawah.

bersambung.

2 pemikiran pada “Saat mentari mulai jenuh

  1. postingannya bagus’ pa😀 ini blog saya jangan lupa diliat yaa :D:D

  2. kata-katanya bagus pa🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s