Belajar E-learning di Seamolec

pelatihan seamolec.jpg

Sudah hampir 2 minggu ini saya mengikuti Pelatihan dari www.Seamolec.org senang berkumpul dengan teman-teman lain se indonesia via dunia maya dan via wa. Ada yang berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Sumatera bahkan ada juga peserta yang berasal dari Papua. Begitu antusiasnya teman-teman mengikuti pelatihan. Ada rasa salut dan bangga khususnya rekan-rekan guru yang berasal dari daerah yang boleh dikatakan untuk sinya pun mereka “takut-takut”. Bagiamana tidak untuk mendapatkan sinyal yang kuat mereka harus menunggu hujan reda atau pun mencari sinyak kuat di daerah yang tinggi.

Mengenati Pelatihan di www.Seamolec.org ada berbagai macam pelatihan yang sering diadakan oleh seamolec, saya sendiri daftar dikarenakan ada desakan untuk mengembangkan diri saya dan juga desakan agar mengumpulkan berbagai macam pelatihan yang intinya untuk kenaikan golongan saya. Daftar juga berawal dari Teman yang berasal dari daerah Jawa-timur, itu pun saya bertanya mengenai susahnya guru DKI untuk mendapatkan pelatihan, apalagi bila keluar dari sekolah yang mengakibatkan terpotongnya tunjangan dan ribetnya demokrasi yang harus dilalui. Selidik punya selidik sempat bertanya dengan teman “mengapa tidak belajar dari seamolec” ujarnya.  Baca lebih lanjut

Iklan

MODEL PELATIHAN BERBASIS ANDRAGOGI BERBANTUAN CMS MOODLE UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SD

MODEL PELATIHAN BERBASIS ANDRAGOGI
BERBANTUAN CMS MOODLE UNTUK MENINGKATKAN
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SD
Sri Giarti

ABSTRAK
Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan model pelatihan
mandiri yang dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru SD dalam menulis
PTK. Pelatihan selama ini belum dilakukan secara efektif, guru masih
mengandalkan pelatih tatap, guru masih tergantung dari pelatih belum belajar
mandiri, metode pelatihan yang ada belum dilakukan secara berkesinambungan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pelatihan penulisan karya
tulis ilmiah berbasis andragogi berbantuan CMS Moodle. Penelitian ini dilakukan
dengan R & D mencakup dua tahapan. Pada tahap studi pendahuluan, dilakukan
kajian pustaka serta survei lapangan tentang model pelatihan yang digunakan
selama ini. Pada tahap pengembangan, dilakukan penyusunan draf model, validasi
ahli dan uji lapangan terbatas. Teknik analisis data menggunakan teknik uji beda
Mann-Whitney U test. Hasil R & D menunjukkan temuan: 1) model pelatihan
dilakukan melalui analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan
evaluasi; 2) tingkat validitas model berada pada kategori baik; dan 3) kompetensi
guru lebih tinggi dari sebelum menggunakan model.

Kata kunci: CSM Moodle; andragogi; kompetensi pedagogik.

Baca lebih lanjut

MODEL– MODEL PEMBELAJARAN

Pembelajaran inovatif adalah pembelajaran yang lebih bersifat student centered. Artinya, pembelajaran yang lebih memberikan peluang kepada siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan secara mandiri (self directed) dan dimediasi oleh teman sebaya (peer mediated instruction). Pembelajaran inovatif mendasarkan diri pada paradigma konstruktivistik.

Pembelajaran inovatif biasanya berlandaskan paradigma konstruktivistik membantu siswa untuk menginternalisasi, membentuk kembali, atau mentransformasi informasi baru.

Transformasi terjadi melalui kreasi pemahaman baru (Gardner, 1991) yang merupakan hasil dari munculnya struktur kognitif baru. Pemahaman yang mendalam terjadi ketika hadirnya informasi baru yang mendorong munculnya atau menaikkan struktur kognitif yang memungkinkan para siswa memikirkan kembali ide-ide mereka sebelumnya. Dalam seting kelas konstruktivistik, para siswa bertanggung jawab terhadap belajarannya, menjadi pemikir yang otonom, mengembangkan konsep terintegrasi, mengembangkan pertanyaan yang menantang, dan menemukan jawabannya secara mandiri (Brook & Brook, 1993; Duit, 1996; Savery & Duffy, 1996). Tujuh nilai utama konstruktivisme, yaitu: kolaborasi, otonomi individu, generativitas, reflektivitas, keaktifan, relevansi diri, dan pluralisme. Nilai-nilai tersebut menyediakan peluang kepada siswa dalam pencapaian pemahaman secara mendalam.

Setting pengajaran konstruktivistik yang mendorong konstruksi pengetahuan secara aktif memiliki beberapa ciri:

  1. menyediakan peluang kepada siswa belajar dari tujuan yang ditetapkan dan mengembangkan ide-ide secara lebih luas.
  2. mendukung kemandirian siswa belajar dan berdiskusi, membuat hubungan, merumuskan kembali ide-ide, dan menarik kesimpulan sendiri.
  3. sharing dengan siswa mengenai pentingnya pesan bahwa dunia adalah tempat yang kompleks di mana terdapat pandangan yang multi dan kebenaran sering merupakan hasil interpretasi.
  4. menempatkan pembelajaran berpusat pada siswa dan penilaian yang mampu mencerminkan berpikir divergen siswa.

Baca lebih lanjut

Mengidentifikasi Karakter Anak Didik

Pengertian Identifikasi adalah kegiatan yang mencari, menemukan, mengumpulkan, meneliti, mendaftarkan, mencatat data dan informasi dari “kebutuhan” lapangan. Secara intensitas kebutuhan dapat dikategorikan (dua) macam yakni kebutuhan terasa yang sifatnya mendesak dan kebutuhan terduga yang sifatnya tidak mendesak.

Karakteristik adalah mengacu kepada karakter dan gaya hidup seseorang serta nilai-nilai yang berkembang secara teratur sehingga tingkah laku menjadi lebih konsisten dan mudah di perhatikan (Nanda, 2013). Selain itu, menurut Caragih (2013) karakteristik merupakan ciri atau karateristik yang secara alamiah melekat pada diri seseorang yang meliputi umur, jenis kelamin, ras/suku, pengetahuan, agama/ kepercayaan dan sebagainya.

Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran pada jalur pendidikan baik pendidikan informal, pendidikan formal maupun pendidikan nonformal, pada jenjang pendidikan dan jenis pendidikan tertentu.

Pengertian-pengertian diatas yang memberikan penyeimpitan makna dari judul agar tulisan saya ini tidak melebar kemana-mana, maklum baru bisa nulis. Keseharian yang dilakukan bertemu siswa yang memiliki karakter yang berbeda-beda, baik dari usia, latar belakang ekonomi hingga sikap dan tingkah laku.

ada sedikit curhatan saya yang ingin saya sampaikan dalam tulisan saya ini. Setiap anak didik memiliki kemapuan sendiri-sendiri, bagi kemampuan dalam kecerdasan, Kreatifitas, hobby dan lain-lain. apa yang saya alami dalam pembentukan karakter di anak didik saya. terus terang dalam melaksanakan kegiatan ada saya anak yang membuat saya pribadi, menyeritkan dahi, atau tersenyum sendiri. atau juga yang membuat kita naik pitam. untungnya saya selalu memandang meraka adalah anak saya yang harus saya didik dan saya sayangi.

lanjut lagi ya nanti, … P_20161108_085254.jpg

 

Aplikasi Media Pembelajaran IPA: Perubahan Sifat Benda

Perubahan Sifat Benda

Purnawanto Maksum

Media Pembelajaran Perubahan Sifat Benda ini berbasis flash (*.swf) sangat menarik karena memuat animasi bergerak. Perubahan Sifat BendaMemuat menu materi Perubahan Sifat Benda, Perubahan Sementara, Perubahan Tetap dan Games Pembelajaran. Cocok untuk siswa Sekolah Dasar (SD) juga untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Link download: http://www.mediafire.com/download/7gz8w6i2i2kltwt/5_Perubahan+Sifat+Benda.swf

Download flashplayer:

http://www.mediafire.com/download/8n917l6yz23xbum/Menjalankan+File+Flash%283%29.rar

Lihat pos aslinya

Media Pembelajaran SD Matematika: Satuan Ukuran (Jarak)

Aplikasi yang menarik, memudahkan guru dalam belajar interaktif melalu media pembelajaran yang menarik.

Purnawanto Maksum

Ukuran JarakMedia Pembelajaran Satuan Ukuran (Jarak) merupakan media animasi mapel matematika berbasis flash (*.swf). Menu materinya memuat Pengertian Satuan Ukuran, Tangga satuan panjang, tangga turun, tangga naik dan dilengkapi dengan games pembelajaran. Cocok untuk siswa Sekolah Dasar (SD).

Link Download: http://www.mediafire.com/download/27h6y5655bqzhk1/5_ukuran+Jarak.swf

Download flashpalyer: http://www.mediafire.com/download/8n917l6yz23xbum/Menjalankan+File+Flash%283%29.rar

Lihat pos aslinya